5 Hal Untuk Deteksi Dini Penyakit Kanker Serviks Pada Wanita


Pemeriksaan kesehatan secara rutin sering diabaikan karena dianggap tidak perlu bila tidak ada keluhan berarti. Namun tahukah Anda ada banyak penyakit yang bisa dicegah dan ditangani sedini mungkin berkat melakukan pemeriksaan dini. Salah satunya adalah Kanker Serviks yang merupakan gangguan pada rahim.

Deteksi Penyakit Kanker Serviks dengan 5 Langkah Mudah 

Kanker Serviks adalah salah satu jenis kanker yang rentan menyerang bagian reproduksi dari wanita. Penyakit ini perlu diwaspadai karena kerap menimbulkan komplikasi yang dapat menyebabkan gangguan lainnya. Berikut adalah cara yang dapat Anda lakukan untuk mendeteksinya.

Paps Smear

Metode ini terbilang paling disarankan untuk mendeteksi berbagai penyakit kewanitaan. Salah satunya adalah mengetahui apakah ada infeksi yang disebabkan oleh virus Human papillomavirus atau HPV yang menyebabkan kanker Serviks. Tes ini memungkinkan untuk melihat sel kanker pada leher rahim dan transformasi yang dapat mengarah ke Kanker Serviks.

Cara ini akan memeriksa jaringan sel serviks dengan mengambil sample untuk memeriksananya secara menyeluruh. Hal ini dapat dilakukan pada wanita yang sudah menikah saat tidak mengalami datang bulan. Paps Smear menjadi alat deteksi dini yang paling dianjurkan oleh ahli medis. Pap smear dianjurkan setiap 3 tahun sekali pada wanita usia 21-29 tahun.

Tes IVA

Cara lain untuk mendeteksi penyakit ini adalah dengan tes IVA singkatan dari Inspeksi Visual Asam Asetat. Pemeriksaan yang paling terjangkau ini dapat diperiksa tanpa menunggu hasil pemeriksaan labolatorium. Jadi merupakan solusi cepat bila ada kecurigaan dari gejala-gejala yang mengarak ke Kanker Serviks. 

Pemeriksaan dengan Tes ini menggunakan data Asam Asetat pada tubuh. Dimana sekitar 3-5 persen Asam Asetat dioleskan pada leher rahim. Reaksi dari test tersebutlah yang dapat diketahui apakah seseorang menderita Kanker Servisk atau tidak. Bila ada luka, menjadi putih, atau berdarah setelah pengolesan. Bila leher rahim normal, maka tidak ada pengaruh apapun dari pemberian Asam Asetat tersebut.

Pemeriksaan HPV DNA

HPV DNA juga dapat menjadi deteksi dini untuk Kanker Serviks. Metode HPV DNA dapat dilakukan berbarengan dengan Paps Smear untuk memastikan hasil diagnosanya. Dokter akan melakukan tes untuk mengkonfirmasi terdapat materi genetika secara DNA pada bagian serviks wanita.

Loop Electrosurgical Excision Procedur

Cara lain yang dapat dipertimbangkan adalah melakukan prosedur sederhana yang diberi nama Loop Electrosurgical Excision. Dengan memakai kawat dengan tegangan listrik rendah Dokter mengambil sampel pada dinding rahim. Pasien akan dibius sebelum melakukan prosedur tersebut.

Tes Pencitraan

Terdapat beberapa pilihan tes pencitraan yang akan diberikan oleh Dokter. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh penyebaran Kanker serta stadiumnya. Beberapa tes pencitraan tersebut termasuk  X-ray, magnetic resonance imaging (MRI), computerized tomography (CT), dan positron emission tomography (PET).

Demikianlah beberapa alternatif cara untuk mendeteksi dini penyakit pada wanita, yakni Kanker Serviks. Jangan menunggu sampai ada gejala untuk melakukan pemeriksaan rutin. Karena sebenarnya pencegahan akan lebih baik dari pada mengobati.

Kanker serviks dapat ditangani dengan cepat bila terdeteksi sejak dini. Bagi Anda yang memiliki keraguan atau pertanyaan mengenai melakukan pemeriksaan kesehatan yang berkaitan dengan kesehatan wanita dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis dari SehatQ.com. Anda cukup mengunduh aplikasi dam memasangnya pada ponsel. Anda dapat melakukan berbagai hal berkaitan mengenai kesehatan. Mulai dari konsultasi sampai membuat janji untuk mulai pemeriksaan secepatnya.

No comments for "5 Hal Untuk Deteksi Dini Penyakit Kanker Serviks Pada Wanita"